Kamis, 24 November 2011

Perangkat Akses Internet

A. MODEM

          Modem = Modulator Demodulator
          Fungsi = Mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital dan sebaliknya atau mengubah sinyal digital to analog
         Secara fisik bisa berupa modem internal maupun modem eksternal

Jenis-jenis Modem
  1. Modem Dial Up
  2. Modem ADSL
  3. Modem Cable
  4. Mobile Device
1. Modem Dial Up
Modem ini menggunakan jalur telepon konvensional untuk menyambungkan komputer client  ke isp.
Cara kerja modem ini adalah dengan menggunakan metode dial up (analog) dimana kita telah mensetting no telp. Isp yang di tuju kemudian dengan menu yang ada atau telah tersedia melakukan dial ke no telp isp (digital) yang dituju.
 Contoh dari penggunaan modem ini adalah : telkomnet instant


2.    Modem ADSL
ADSL = Asymmetric Digital Subcriber Line
Modem berkecepatan tinggi, dengan teknologi Discrete Multi Tone (DMT)
Modem yang menggunakan metode otomatisasi koneksi internet.
Sebelum di koneksikan ke isp, modem disetting dulu disesuaikan dengan jenis teknologi telekomunikasi yang digunakan di negara yang bersangkutan.
Berbeda dengan dial up yang harus selalu kita dial untuk koneksinya, maka pada adsl koneksi akan berjalan otomatis begitu modem tersebut di posisi on.


3.Modem Cable
Berbeda dengan dua model modem yang sebelumnya, modem ini menggunakan saluran komunikasi yang menggabungkan antara televisi dengan internet. Sehingga pada modem ini ketika kita terkoneksi dengan internet sekaligus kita dapat menikmati saluran televisi tanpa terputus atau terganggu sedikitpun. Untuk memisahkan antara saluran TV dengan internet maka digunakan spliter, satu ke port antena tv satu lagi ke modem cable.


4. Mobile Device
Menggunakan telepon selular sebagai media koneksi nya
 Metode yang digunakan dapat berupa:
1.       Dial up
2.       Gprs
3.       Hsdpa
4.       WAP

Jaringan Dengan Satelit

Untuk memenuhi kebutuhan akan akses internet yang sangat besar dan dengan kecepatan yang tinggi seperti aplikasi multimedia contohnya Webcam dan teleconference.
Teknologi satelit ini adalah VSAT ( Very Small Aperture Terminal ). Teknologi ini menjamin keandalan keberhasilan hubungan 99.9%. Konfigurasi yang  digunakan adalah Star
Dalam konfigurasi star ada 3 komponen utama
1. Stasiun Hub : piringan besar yang dipasang menghadap langsung ke satelit sebagai pengatur semua lalu lintas atau rute data pada jaringan VSAT
2. Satelit atau transponder  yang merelai sinyal dari terminal satu ke terminal lainnya
3. Terminal VSAT adalah terminal yang berbentuk  piringan kecil yang dipasangkan di tempat pelanggan menghadap langsung ke satelit
a. Out Door Unit yaitu transceiver yang diletakkan diluar ruangan yg sejajar dengan lintasan satelit
b. Indoor Unit yaitu berbentuk seperti router dan dalam ruangan

B. HUB / SWITCH berfungsi untuk menggabungkan dua atau lebih komputer. Hub hanya dibutuhkan jika kita membangun jaringan menggunakan kabel UTP. Jika kita menggunakan kabel coaxial HUB tidak diperlukan. Dengan hub maka kita tinggal memasukkan konektor kabel RJ 45 kedalam port-port yang dimiliki hub. RJ 45 dan server masuk ke hub dan hub dihubungkan ke komputer-komputer lainnya. Saat ini tersedia hub dengan jumlah port 4, 10, 12, 24. Dengan kecepatan transmisi data 100 MB/Detik.

C. REPEATER
berfungsi untuk menjaga agar proses support berjalan stabil dan tidak mengalami degadrasi dalam jarak tertentu.

D. BRIDGE berfungsi untuk mengirim paket-paket data. Bridge mempunyai kemampuan lebih baik dibendingkan dengan HUB karena mampu membagi traffic ke segmen-segmen dengan system filtering traffic

E. ROUTER berfungsi untuk routing atau memilih rute yang terbaik dalam jaringan. Jika dibandingkan dengan bridge maka router lebih komplek dan dapat berfungsi sebagai gateway sehingga router dapat mengkoneksikan jaringan-jaringan yang berbeda. Kebanyakan router sudah dilengkapi dengan akses point yang tampak berupa antenna. Akses point tersebut merupakan base station pusat dari sebuah jaringan HotSpot  yang sering kita jumpai.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar